ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL MENGGUNAKAN MODEL INDEKS TUNGGAL SERTA PENGUKURAN KINERJA PORTOFOLIO BERDASARKAN INDEKS SHARPE, TREYNOR, DAN JENSEN PADA INDEKS SAHAM LQ-45 DI BEI Periode Februari 2013 - Juli 2016

Categorie(s):
   Optimal Portfolio, Single Index Model, Portfolio Performance Measurement, Sharpe Index, Treynor Index, and Jensen Index.
Author(s):
   NI MADE WINDAWATI
Tahun:
   2018
NIM Mahasiswa:
 1402612010073
Item Type:
 Thesis (Skripsi)
Additional Info:
 R/1288/FE-MAN
Advisor:
I GUSTI NGURAH BAGUS GUNADI, SE, MM
I WAYAN SUARJANA, SE, MM
Keyword(s):
Portofolio Optimal, Model Indeks Tunggal, Pengukuran Kinerja Portofolio, Indeks Sharpe, Indeks Treynor, dan Indeks Jensen.
Abstract :
Pembentukan portofolio merupakan salah satu cara meminimalkan risiko investasi. Melalui portofolio, diharapkan sebagian saham masih memberikan keuntungan ketika saham lain rugi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saham - saham perusahaan yang terdaftar dalam Indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia yang menjadi komposisi portofolio optimal periode Februari 2013 Juli 2016. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui besarnya proporsi dana yang diinvestasikan, untuk mengetahui tingkat keuntungan yang diharapkan dan risiko dari portofolio yang terbentuk serta untuk mengetahui kinerja masing - masing saham dalam pembentukan portofolio optimal.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang listing dalam indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia, yaitu sebanyak 45 perusahaan yang setiap 6 bulan sekali dilakukan review pergerakan rangking saham - saham Indeks LQ-45. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan berdasarkan metode purposive sampling dan diperoleh 27 saham perusahaan sebagai sampel. Teknik analisis data penelitian dilakukan dengan menggunakan model indeks tunggal untuk menentukan pembentukan portofolio optimal. Untuk menganalisis kinerja portofolio masing - masing saham yang membentuk portofolio optimal menggunakan indeks Sharpe, Treynor, dan Jensen.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 8 saham yang memenuhi kriteria pembentukan portofolio optimal beserta proporsi dana yang dapat diinvestasikan dengan menggunakan model indeks tunggal. Adapun saham yang membentuk portofolio optimal beserta proporsinya yaitu saham UNVR sebesar 28,03%, saham AKRA sebesar 10,72%, saham KLBF sebesar 12,81%, saham BBCA sebesar 20,87%, saham GGRM sebesar 3,37%, saham BSDE sebesar 10,72%, saham INDF sebesar 5,24%, dan saham BBRI sebesar 8,25%. Tingkat keuntungan yang diharapkan dari portofolio optimal yang terbentuk adalah sebesar 1,46% . Hasil perhitungan risiko dari portofolio optimal yang terbentuk adalah sebesar 0,69%. Hasil pengukuran kinerja portofolio optimal menggunakan indeks Sharpe (10,42%), Treynor (0,85%), dan Jensen (1,01%). Nilai yang positif mengindikasikan bahwa kinerja portofolio optimal yang dibentuk menggunakan model indeks tunggal pada saham LQ-45 di BEI periode Februari 2013 Juli 2016 dinilai baik.